Ramadan Lalu, Berbekaskah?

Berpisah dengan Ramadan

Sahabat, rasanya baru hitungan minggu yang lalu kita dapati himpunan waktu yang berkah. Pada himpunan waktu itu kita temui diri yang begitu bersemangat dalam menghamba kepada Allah. Padanya pula kita telah dimudahkan untuk beribadah. Bahkan tidak hanya mudah, tapi juga ganjarannya yang dilipat gandakan. Betapa ada seseorang yang berharap ingin terus hidup, agar bisa senantiasa bertemu bulan yang berkah ini.

Harapan yang selalu muncul ialah satu bulan ketaatan tersebut bisa menghapus sebelas bulan pembangkangan. Maka wajar jika banyak orang yang bersedih ketika berpisah dengan Ramadan. Akan tetapi coba tanya diri kita, adakah secercah rasa sedih ketika berpisah dengan Ramadan yang kaya akan kemuliaan itu?

Bagaimana pula kita memilih untuk tidak bersedih, sedang di Ramadan ampunan amat berlimpah ditawarkan. Sampai-sampai Imam Qotadah mengatakan “Siapa saja yang tidak diampuni di bulan Ramadan, maka sungguh di hari lain ia pun akan sulit mendapat ampunan”.

  Continue reading

Advertisements